Syam.Eu.Org


Cara Budidaya Buncis Yang Hemat Biaya Namun Berbuah Lebat
Dibagikan pada: Minggu, 01-04-2018, 19:33:33 WITA | Kategori: Pertanian | Suka: 62 | Tidak Suka: 64 | Komentar: 1 | Suara: 638 | Nilai: 5.3/10


Cara Budidaya Buncis Yang Hemat Biaya Namun Berbuah Lebat
Yang membaca artikel ini saya yakin pasti sudah kenal dengan sayuran yang namanya buncis, jadi saya tidak usah menjelaskan apa itu buncis karena saya ingin fokus berbagi pengetahuan bagaimana caranya budidaya buncis agar berbuah lebat atau banyak namun dengan cara yang hemat atau sedikit biaya. Saudara-saudari langsung saja saya akan memberikan teknik dan tahapan-tahapan budidaya buncis, yang mana teknik ini kita lakukan tanpa menggunakan mulsa plastik sehingga sangat hemat biaya.

1. Persiapkan lahan tanam

Buat bedengan dengan lebar kurang lebih 1.2 meter dengan panjang yang disesuaikan dengan lahan. Sedangkan tingginya yaitu agar air tidak menggenang dan menenggelamkan bedengan saat hujan dan jangan juga terlalu tinggi.

Kemudian gemburkan tanah pada bedengan lalu buat lobang memanjang ditengah bedengan untuk menaburkan pupuk kandang atau pupuk kompos atau kedua-duanya.

Kemudian taburkan kapur pada bedengan secukupnya hingga PH tanah mencapai 5-7.

Pemberian pupuk kandang atau kompos wajib Anda lakukan agar nantinya tanaman buncis jadi sehat dan tidak kekurangan nutrisi. Selain itu juga agar menghemat penggunaan pupuk kimia dan pestisida yang makin mahal. Logikanya begini jika tanaman buncis nutrisinya cukup maka akan tahan terhadap serangan hama dan penyakit sehingga nantinya kita tidak akan bergantung kepada pestisida. Nantinya kita juga tidak usah melakukan pemupukan dengan pupuk kimia secara berlebihan, bahkan kita akan menggunakan pupuk kimia dalam jumlah yang sedikit karena tanah kita sudah subur.

Setelah ditabur pupuk organik tadi lalu tutup dengan tanah bekas galian lobang tadi lalu rapikan.

2. Pemasangan turus

Turus adalah tempat untuk merambatnya tanaman buncis, bahannya berupa bambu atau kayu yang panjangnya sekitar 1,5 meter. turus dipasang dengan cara ditancapkan ke bedengan lalu dikasih tali untuk mengikat sekaligus tempat tambahan rambatan buncis. Turus dipasang sekitar 15 cm dari sisi kiri dan kanan bedengan. Jarak pemasangan turus adalah 50x50 cm.

Mengapa kita memasang turus duluan padahal tanaman buncis belum ada ? Karena agar memudahkan proses penanaman nantinya. Kita tinggal menanamnya didekat turus sehingga tidak perlu mengukur jarak tanam lagi.

3. Penanaman

Pilih dan belilah bibit yang unggul yang tahan terhadap serangan hama dan penyakit agar nantinya tidak perlu terlalu banyak menggunakan pestisida.

Cara menanamnya yaitu benamkan biji buncis pada bedengan di dekat turus dengan kedalaman 0,5 cm, tempat tumbuh tunas harus berada di bagian bawah, jumlah tanaman perturus adalah 2-3.

4. Pemeliharaan

Pemeliharaan buncis terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

A. Perumputan

Perumputan yaitu pembersihan lahan dari gulma atau rumput baik secara manual atau menggunakan herbisida kontak.

B. Pemupukan

Pemupukan pertama dilakukan pada umur 20 hari setelah tanam dengan menggunakan pupuk NPK sebanyak 1-2 KG untuk 1000 tanaman buncis. Pemupukan dilakukan dengan sistem cor atau kocor. Pemupukan selanjutnya dilakukan dengan interval atau jarak 10-15 hari sebanyak 4-6 kg/1000 tanaman dengan sistem cor juga.

C. Penyemprotan

Penyemprotan dilakukan untuk mencegah dan menghentikan serangan hama dan penyakit. Penyemprotan dilakukan dengan menggunakan insektisida, fungisida, dan bakterisida dengan interval 3-7 hari.

5. Panen

Mulai panen biasanya saat tanaman berumur 40-50 hst. Buah atau polong buncis yang di panen jangan terlalu kecil juga jangan terlalu besar, intinya yang sedang-sedang saja. Buah buncis yang ideal untuk dipanen kira-kira seberat 7 gram. Panen dilakukan dengan selang satu hari atau satu minggu 3 kali panen.

Nah itulah tadi cara menanam buncis tanpa mulsa plastik dengan sedikit ongkos.

Komentari Dan Beri Nilai
Nama

Jenis Kelamin

Isi Komentar


Komentar

Uup
Ya bagus juga

(Jum'at, 07-12-2018, 19:11:23 WITA)
Back to TopHome PagePrivacy PolicyContact UsDisclaimer
Syam.eu.org adalah situs yang bersifat informatif dan menghibur jadi pada dasarnya situs ini ingin memberikan pengetahuan dan hiburan kepada para pengunjung. Untuk anak usia dibawah 13 tahun yang mengakses situs ini, kami harapkan dengan pengawasan dan bimbingan dari orang tua. Dengan menggunakan situs web kami, berarti Anda setuju dengan kebijakan Privasi dan Cookies serta menyetujui semua ketentuan yang ada dalam situs ini.