Syam.Eu.Org


Cara Budidaya Mentimun Dengan modal Sedikit Namun Hasil Panen Melimpah
Dibagikan pada: Jum'at, 19-07-2019, 14:28:46 WITA | Kategori: Pertanian | Suka: 4 | Tidak Suka: 3 | Komentar: 0 | Suara: 52 | Nilai: 5.5/10


Cara Budidaya Mentimun Dengan modal Sedikit Namun Hasil Panen Melimpah
Ketimun atau mentimu atau timun bahasa latinnya Cucumis sativus L. yang merupakan suku labu-labuan atau Cucurbitaceae adalah jenis tanaman yang sering dibudidayakan oleh para petani di Indonesia. Buahnya dipanen sebelum matang untuk dijadikan sayuran, rujak, maupun penyegar.

Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan pengalaman tentang cara dan teknik menanam timun tanpa mulsa plastik, dengan modal sedikit, namun hasil panen melimpah. Caranya adalah sebagai berikut:

1. Persiapkan lahan tanam

Buat bedengan dengan lebar kurang lebih 1,2 meter dengan panjang yang disesuaikan dengan lahan. Sedangkan tingginya yaitu agar air tidak menggenang dan menenggelamkan bedengan saat hujan dan jangan juga terlalu tinggi.

Kemudian gemburkan tanah pada bedengan lalu buat lobang memanjang ditengah bedengan untuk menaburkan pupuk kandang atau pupuk kompos atau kedua-duanya.

Kemudian taburkan kapur pada bedengan secukupnya hingga PH tanah mencapai 5-7.

Pemberian pupuk kandang atau kompos wajib Anda lakukan agar nantinya tanaman mentimun jadi sehat dan tidak kekurangan nutrisi. Selain itu juga agar menghemat penggunaan pupuk kimia dan pestisida yang makin mahal. Logikanya begini jika tanaman timun nutrisinya cukup maka akan tahan terhadap serangan hama dan penyakit sehingga nantinya kita tidak akan bergantung kepada pestisida. Nantinya kita juga tidak usah melakukan pemupukan dengan pupuk kimia secara berlebihan, bahkan kita akan menggunakan pupuk kimia dalam jumlah yang sedikit karena tanah kita sudah subur.

Setelah ditabur pupuk organik tadi lalu tutup dengan tanah bekas galian lobang tadi lalu rapikan.

2. Pemasangan turus

Turus adalah tempat untuk merambatnya tanaman mentimun, bahannya berupa bambu atau anak kayu yang panjangnya sekitar 1,5 meter. turus dipasang dengan cara ditancapkan ke bedengan lalu dikasih tali untuk mengikat sekaligus tempat tambahan rambatan mentimun. Turus dipasang sekitar 15 cm dari sisi kiri dan kanan bedengan. Jarak pemasangan turus adalah 50x50 cm.

Mengapa kita memasang turus duluan padahal tanaman mentimun belum ada ? Karena agar memudahkan proses penanaman nantinya. Kita tinggal menanamnya didekat turus sehingga tidak perlu mengukur jarak tanam lagi.

3. Penanaman

Pilih dan belilah bibit yang unggul yang tahan terhadap serangan hama dan penyakit agar nantinya tidak perlu terlalu banyak menggunakan pestisida.

Cara menanamnya yaitu benamkan biji mentimun pada bedengan di dekat turus dengan kedalaman 0,5 cm, tempat tumbuh tunas harus berada di bagian bawah, jumlah tanaman perturus adalah 1-2. Yang lebih bagus adalah 1 tanaman saja, jadi kalau bisa taruh 1 biji saja perlobang tanam. namun jika khawatir kemungkinan ada yang tidak tumbuh maka taruh 2 biji perlobang.

4. Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

A. Perumputan

Perumputan yaitu pembersihan lahan dari gulma atau rumput baik secara manual atau menggunakan herbisida kontak.

B. Pemupukan

Pemupukan pertama dilakukan pada umur 15 hari setelah tanam dengan menggunakan pupuk NPK sebanyak 0.75-1.5 KG + pupuk urea sebanyak 0.25-0.5 KG untuk 1000 tanaman mentimun. Pemupukan dilakukan dengan sistem cor atau kocor. Pemupukan selanjutnya dilakukan dengan interval atau jarak 10-15 hari, yaitu NPK sebanyak 3-5 KG dan Urea sebanyak 1 - 2 KG dalam 1000 tanaman dengan sistem cor juga.

C. Penyemprotan

Penyemprotan dilakukan untuk mencegah dan menghentikan serangan hama dan penyakit. Penyemprotan dilakukan dengan menggunakan insektisida, fungisida, dan bakterisida dengan interval 3-7 hari.

5. Panen

Mulai panen biasanya saat tanaman berumur 35-40 hst. Buah dipanen sebelum matang dan ukurannya tidak terlalu besar namun juga jangan terlalu kecil. Panen dilakukan dengan selang satu hari atau satu minggu 3 kali panen.

Nah itulah tadi cara menanam mentimun agar berbuah lebat dengan sedikit ongkos.

Komentari Dan Beri Nilai
Nama

Jenis Kelamin

Isi Komentar


Back to TopHome PagePrivacy PolicyContact UsDisclaimer
Syam.eu.org adalah situs yang bersifat informatif dan menghibur jadi pada dasarnya situs ini ingin memberikan pengetahuan dan hiburan kepada para pengunjung. Untuk anak usia dibawah 13 tahun yang mengakses situs ini, kami harapkan dengan pengawasan dan bimbingan dari orang tua. Dengan menggunakan situs web kami, berarti Anda setuju dengan kebijakan Privasi dan Cookies serta menyetujui semua ketentuan yang ada dalam situs ini.