Syam.Eu.Org


Gerakan Mengurangi Dan menghentikan Penggunaan Media Sosial Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik
Dibagikan pada: Selasa, 24-04-2018, 11:25:41 WITA | Kategori: Gaya Hidup | Suka: 3 | Tidak Suka: 2 | Komentar: 0 | Suara: 28 | Nilai: 5.6/10


Gerakan Mengurangi Dan menghentikan Penggunaan Media Sosial Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik
Media sosial sepertinya sudah jadi kebutuhan pokok bagi sebagian besar remaja dan ibu-ibu / bapak-bapak muda di Indonesia. Mengapakan saya katakan kebutuhan pokok? Karena mereka tidak bisa satu hari saja tanpa sosmed, bahkan mungkin tidak bisa satu jam saja tanpa jejaring sosial.

Sayangnya sebagian besar dari mereka hanyalah melakukan hal-hal yang sia-sia bahkan menambah-nambah dosa. Bukan saya sok-so'an lah ya, coba aja Anda fikir dengan jernih apa yang saya katakan salah atau benar !! Pamerin aurat, pamerin kekayaan, pamerin body yang bagus, pamerin muka yang cantik / tampan, pamerin dada yang besar, pamerin rambut yang indah, pamerin pakaian yang mahal, pokoknya pamer-pamer gitu lah ya bahkan ada yang pamerin pantat, iya pamerin pantat !! Yah mungkin karena pantatnya indah kayak bebek nungging gitu !! Nah yang kayak gitu apa bukan hal yang sia-sia dan perbuatan dosa, pemberian Tuhan itu bukan untuk dipamerin tapi disyukurin. Belum lagi ada yang melakukan ujatan kebencian, ado domba, nyebarin berita hoax pokoknya yang sangat tercela lah ya !!

Meskipun gak semuanya melakukan hal yang sia-sia, ada juga sebagian dari mereka yang berbisnis atau mencari uang. Saya mendukung ini !! Asal jangan melakukan bisnis BUSUK, seperti nyebarin berita hoax yang dibayar dan yang lainnya, pokoknya tindakan kejahatan.

Mulai dari sekarang alangkah baiknya jika Anda mengurangi atau menghentikan penggunakan media sosial jika Anda tidak sedang menjalankan bisnis online. Berikut ini saya akan memberi tahu Anda apa saja dampak buruk media sosial bagi Anda.

Dampak Buruk Menggunakan Jejaring Sosial

Berikut ini dampak-dampak negatif yang dapat terjadi jika menggunakan media sosial.

1. Waktu yang sangat berharga terbuang sia-sia

Ingatlah bahwa waktu itu takkan pernah terulang kembali lagi, waktu yang berlalu akan menjadi sejarah. Alangkah baiknya jika waktu luang itu kita gunakan untuk beribadah, belajar, mencari tambahan penghasilan, mendidik anak, pokoknya hal-hal yang bermanfaat bukan untuk melakukan hal yang sia-sia.

2. Menggunakan uang untuk hal yang sia-sia

Saya tau kalau Anda orang kaya, saya tau kalau uang 50 ribu atau 100 ribu untuk beli pulsa gak ada artinya, iya.... saya tau kalau uang Anda milyaran dan satu bulannya minimal menghasilkan uang 10 juta rupiah. Tapi alangkah baiknya jika uang yang digunakan untuk main media sosial digunakan untuk hal yang lain yang lebih bermanfaat. Contohnya seperti memberikan uang tersebut kepada orang yang membutuhkan, itu akan membuat uang yang Anda keluarkan lebih berharga.

3. Bisa menyebabkan stres atau depresi

Ketika Ada yang ngerayu kekasih Anda pada postingan atau foto yang dia bagikan dan kekasih Anda menanggapinya dengan mesra gitu apa Anda gak kecewa, marah, sedih dan galau? Menurut saya kalau Anda betul-betul sayang pada kekasih, Anda pasti kecewa, marah, sedih dan galau yang pada akhirnya bisa menyebabkan stres atau depresi.

Belum lagi jika Anda punya teman di sosmed yang tingkahnya agak ngawur gitu, contohnya suka ngebully, suka panas-panasin, suka menghina, suka gangguin, apa itu gak membuat Anda tertekan?

4. Rawan terhadap tindakan kejahatan

Apa Anda gak pernah dapat berita ada cewek yang dibunuh dan diperkosa oleh teman yang dikenal lewat media sosial? Kejadiaan itu sudah menimpa beberapa orang, jadi lebih baik Anda lebih waspada. Jangan sampai Anda kehilangan nyawa atau keperawanan gara-gara main media sosial. Selain itu juga banyak yang kena tipu oleh orang-orang yang dikenal lewat media sosial.

5. Bisa tersandung hukum

Bukan tidak mungkin jika Anda dipidana atau dipenjara gara-gara menggunakan jejaring sosial. Misalnya seperi Anda membagikan berita yang Anda dapat padahal berita itu adalah berita hoax, maka Anda sudah dapat dipidana karena menyebarkan berita hoax. bukan tidak mungkin juga jika Anda bertengkar dengan seseorang di sosial media yang berujung pada saling melaporkan kepada polisi.

6. Membuat kita jadi malas

Gara-gara keasyikan menggunakan sosial media bisa membuat kita jadi malas beribadah, malas kerja, malas sekolah, malas belajar dan lain-lain.

7. Data pribadi Anda dapat disalah gunakan orang

Sangat mungkin data anda dicuri dan disalah gunakan oleh orang lain, akhir-akhir ini apa Anda gak dapat kabar tentang skandal Facebook? yang mana jutaan data penggunanya telah dicuri. Saya khawatir data itu akan dijual kepada para penjahat.

Selain itu, saya sering mendapati orang di media sosial yang menyamar jadi cewek padahal tuh orang cowok, bukan tidak mungkin orang tersebut menggunakan foto Anda untuk melakukan penyamaran. Bagaimana jika orang tersebut kelakuannya buruk, seperti suka nyebarin konten porno, nyebarin berita hoax, dan tindakan jahat lainnya? Apa Anda mau dikira Anda yang melakukan kejahatan tersebut?

8. Rumah tangga jadi berantakan

Bukan tidak mungkin Anda mengkhianati suami / istri Anda dengan seseorang yang Anda kenal di media sosial. Kalau Anda melakukan perselingkuhan sudah pasti keluarga Anda akan berantakan bahkan mungkin berakhir kepada hancurnya rumah tangga dan perceraian. jika Anda tidak ingin rumah tangga Anda hancur saya sarankan untuk berhenti menggunakan jejaring sosial.

Itulah tadi dampak buruk penggunaan media sosial yang saya sebutkan, mungkin masih banyak lagi dampak buruk penggunaan jejaring sosial lainnya.

Cara Mengurangi dan Menghentikan Penggunaan Media sosial

Berikut ini cara-cara ampuh untuk mengurangi dan menghentikan penggunaan media sosial.

1. Tutup dan hapus akun sosmed Anda

Tutup saja akun Anda untuk beberapa bulan maka anda akan merasakan indahnya hidup tanpa jejaring sosial. Selain itu Anda dapat fokus terhadap kehidupan Anda di dunia nyata. Anda dapat memberikan banyak waktu luang untuk orang yang Anda sayangi jika Anda tidak menggunakan media sosial. Jika Anda sudah merasa tidak membutuhkan media sosial maka hapus saja secara permanen akun sosial media Anda.

2. Jangan membeli kouta Internet

Jangan beli dulu kouta internet sampai Anda betul-betul bisa mengurangi penggunakan media sosial atau berhenti menggunakannya.

3. Perbanyak kegiatan

Dengan banyaknya kegiatan di dunia nyata sudah pasti Anda akan melupakan kehidupan Anda di dunia maya.

4. Ganti Ponsel

Ganti ponsel Anda dengan ponsel tanpa layanan internet.

Nah itulah tadi tips dan trik untuk mengurangi dan menghentikan penggunaan media sosial. Pada akhir artikel ini saya mengajak: Marilah mulai sekarang kita mengurangi dan menghentikan penggunaan media sosial seperti yang dilakukan oleh orang-orang Eropa yang mana mereka sudah banyak yang diet untuk menggunakan media sosial. Mereka sudah tahu betul bahwa lebih banyak dampak negatif daripada dampak positif yang didapat dari penggunaan media sosial.

Komentari Dan Beri Nilai
Nama

Jenis Kelamin

Isi Komentar


Back to TopHome PagePrivacy PolicyContact UsDisclaimer
Syam.eu.org adalah situs yang bersifat informatif dan menghibur jadi pada dasarnya situs ini ingin memberikan pengetahuan dan hiburan kepada para pengunjung. Untuk anak usia dibawah 13 tahun yang mengakses situs ini, kami harapkan dengan pengawasan dan bimbingan dari orang tua. Dengan menggunakan situs web kami, berarti Anda setuju dengan kebijakan Privasi dan Cookies serta menyetujui semua ketentuan yang ada dalam situs ini.